EFEK EKSTRAK BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA AKUT DM DAN NON DM PADA WISTAR

  • Takdir Tahir Program Magister Ilmu Keperawatan Fak. Kedokteran Universitas Hasanuddin.
  • Syakib Bakri Departemen Penyakit Dalam Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin.
  • Ilhamjaya Patellongi Departemen Fisiologi Fak. Kedokteran Universitas Hasanuddin
  • Makbul Aman Departemen Penyakit Dalam Rumah Sakit Pendidikan Universitas Hasanuddin.
  • Upik A. Miskad Departemen Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin
  • Maryunis Maryunis RSUP. Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar
  • Ade Irma Suryani

Abstract

Pendahuluan: Penggunaan bahan alam sebagai penyembuhan luka merupakan alternatif yang banyak digunakan. Ekstrak Buah Naga Merah (EBNM) memiliki kandungan antioksidan dan anti-inflamasi yang dibutuhkan untuk mempercepat penyembuhan luka. Namun penelitian yang berhubungan dengan efek buah naga merah terhadap penyembuhan luka masih sangat terbatas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek Ekstrak Buah Naga Merah terhadap penyembuhan luka DM dan luka Non DM pada wistar. Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain post test with control group design. Wistar jantan albino (n=30) berat badan (250-350 gr) dibagi menjadi 2 kelompok (kelompok A wistar DM + Eksisi dan kelompok B wistar Non-DM + Eksisi). Selanjutnya Wistar dilukai pada punggung kiri dan kanan dengan menggunakan punch biopsy 8 mm. Topikal krim EBNM 3.5%, 5% dan 7.5% dioleskan pada permukaan luka dengan menggunakan cotton bud. Jaringan diwarnai dengan Hematoksilin dan Eosin (HE) untuk mengetahui ketebalan granulasi, dan epitelisasi jaringan. Data dianalisis dengan menggunakan uji independent T test dan paired T test (SPSS 21, Chicago Inc.). Hasil: Skor granulasi lebih baik pada konsentrasi 7.5 % pada kelompok EBNM topikal dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif untuk DM (p<0.068) dan non DM (p<0.034). Skor epitelisasi lebih baik pada konsentrasi 7.5 % pada kelompok EBNM topikal dibandingkan dengan kelompok kontrol negatif untuk DM p < 0.034 dan non DM p< 0.034). Kesimpulan: EBNM topikal berpotensi digunakan untuk memperbaiki jaringan granulasi dan epitelisasi pada penyembuhan luka akut DM dan non DM pada wistar. Kata kunci : Ekstrak Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus), Luka Akut, Luka DM, Penyembuhan Luka.
Published
2017-09-29
Section
ORIGINAL ARTICLE